FACULTY
-

LOGO WLI ASIA


Dr Peter C Wagner

Dr. C. Peter Wagner


Cindy Jacob

Cindy Jacobs


 

James Goll

James Goll


 

Chuck Pierce

Chuck Pierce


Bob Beckett


Doris Wagner

Doris Wagner


Naomi Dowdy

Naomi Dowdy




Home arrow What is WLI ASIA

What is WLI ASIA

PARADIGMA BARU

Melatih dan memperlengkapi pria dan wanita untuk kepemimpinan

Misi

Wagner Leadership Institute melatih dan memperlengkapi pria maupun wanita untuk posisi kepemimpinan dalam pelayanan di gereja lokal dan antar gereja lokal. Tujuannya adalah memperlengkapi para pemimpin dalam suatu bidang keahlian tertentu untuk pelayanan yang lebih efisien. Dibuat sedemikian rupa, meskipun tidak eksklusif namun memenuhi kebutuhan para pemimpin yang telah menjadi bagian dari Reformasi Apostolik Baru (New Apostolic Reformation). Sebenarnya ribuan pemimpin dan orang lain dengan sistem pendidikan yang dibuat untuk pelayan Kristen saat ini sulit dicapai.

Kebutuhan

Dalam suatu dokumen yang disebarkan atau diprakarsai oleh George Barna, menunjukkan hasil penelitian terkini, penemuan penting tersebut adalah “ Kebanyakan gembala sidang setuju bahwa mereka tidak mendapat pelatihan yang cukup untuk memimpin gereja local. Namun seminari atau sekolah teologi yang ada masih terus maju dengan menyediakan pendidikan yang sudah tidak relevan lagi (dan kadang-kadang merugikan dan mengganggu ) mungkin telah menjadi ciri khas atau keahlian mereka pada abad lalu. Tanggapan yang dilakukan gereja mengantisipasi hal tersebut ialah mendirikan pusat pendidikan pelayanan sendiri untuk membangkitkan para pemimpin dan pengajar dari antara jemaat mereka. Tanggapan lain yang dilakukan gereja ialah mempekerjakan orang percaya yang telah dilatih didunia sekular dan berpengalaman didunia professional dan mengijinkan mereka belajar mengenai dunia pelayanan sambil mereka bekerja. Sebenarnya gereja membutuhkan kepemimpinan yang efektif untuk menghadapi tanta-ngan yang semakin kompleks, semakin meningkat dan semakin menakutkan”.

Tetapi bagaimana para pemimpin ini dapat dikenal, berkembang, dan dididik untuk menjadi pemimpin dalam pelayanan? Adakah suatu ukuran yang dipakai dalam seminari untuk masa depan gereja? Jika ada bagaimana sepatutnya bentuk seminari itu dan apa aturannya ? Jika gereja masih terus mengandalkan seminari atau beberapa alternatif pengembangan lain dalam menghasilkan pemimpin, maka dasar pelatihan harus diperbaiki. Bekerja sembarangan, dengan sistem yang buruk tidak akan memberikan jawaban. Yang diperlukan adalah menciptakan pelayanan yang menyeluruh, serta keahlian dan strategi yang bijak.

Paradigma Pendidikan

Paradigma pendidikan di WLI ASIA sangat berbeda dari Sistem Akademi yang tradisional. Metodologi pelatihan yang baru, mengikuti pola pendidikan masyarakat masa kini, tetapi tidak semata-mata mengutamakan bentuk pendidikan dalam ruang kelas, untuk memenuhi standar akademi. Sebenarnya sistem pendidikan ini lebih kepada penggabungan keanekaragaman cara belajar dan pengalaman yang ditawarkan sebagai dasar untuk mengumpulkan Training Unit (unit pelatihan). Training Units (TUs) dikumpulkan dan dijumlahkan sambil mahasiswa meneruskan tingkat pendidikan yang lebih tinggi dalam berbagai level.

Focus pelatihan di WLI ASIA adalah lebih kepada impartasi dari pada informasi. Memang tidak dapat disangkal pentingnya pengetahuan informasi malah dengan mengimpartasikan keahlian akan memperkokoh pengetahuan atau informasi yang relevan dalam praktek pelayanan. Selanjutnya pelayanan dalam gerakan Roh menerima penekanan yang sama dengan melayani dalam Firman dan Kebenaran.

Keuntungan

Ada banyak keuntungan dengan paradigma pendidikan yang dijelaskan diatas. Pola WLI ASIA mencoba meringankan beban dari peraturan-peraturan akademi yang ada seperti: mewajibkan kuliah, pengaruh warna teologi, pengawasan denominasi, system birokrasi yang berbelit-belit, pengajar yang kaku, pengaruh besar dari donatur, keterbatasan akademi, Institut yang berpusat pada diri sendiri, bantuan keuangan, persaingan dengan institusi lain, system pengakreditasian dan juga keterbatasan wilayah.

Badan Mahasiswa

Mahasiswa terdiri dari laki-laki dan perempuan yang berasal dari latar belakang dan budaya yang berbeda-beda. WLI ASIA dibentuk untuk menyediakan in-service training bagi pelayanan. Mereka yang telah terlibat dalam pelayanan penuh maupun paruh waktu dapat menjadi mahasiswa.

Pelayan seperti pelayanan diakonia, panatua, guru sekolah minggu, pemimpin doa, pemimpin kelompok sel, pemimpin pujian dapat memenuhi syarat . Tidak diperlukan surat-surat pendidikan akademi yang sebelumnya untuk mengikuti program diploma, hanya kemampuan membaca dan menulis.

Staf Pengajar

Staf pengajar di WLI ASIA adalah orang-orang yang telah mencapai kesuksesan sebagai Rasul, Nabi, Evangelist, gembala dan juga pengajar. Pengajar-pengajar dipilih berdasarkan keefektifan mereka yang telah terbukti dalam dunia pelayanan, keahlian berkomunikasi, dan telah dikenal pada keahlian pengurapan dalam pelayanan.

Format Pendidikan

Format untuk pelatihan dan pengalaman yang ada di WLI ASIA bersifat flexible. Setiap format dibuat sedemikian rupa dan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan tertentu dalam situasi tertentu pula. Mungkin keadaan tersebut berbeda sekali di tiap-tiap negara, budaya, dan tingkat sosial, ekonomi, politik. Mahasiswa yang mengambil program di WLI ASIA tidak ditempatkan di asrama, karena kami menganggap bahwa mahasiswa terlibat aktif dalam pelayanannya masing-masing. Mata kuliah yang diambil dikampus atau di kelas mengambil bentuk seminar yang biasanya mengajar 2 1/2 hari dengan 15 jam pertemuan.

Penilaian

Hasil akademis bukanlah menjadi bagian dalam program pelatihan di WLI ASIA, oleh karena tidak ada penilaian yang diberikan untuk setiap kuliah, acara-acara, ataupun pelatihan pengalaman. Tidak akan ada ujian. Penelitian lapangan, mempelajari keahlian, menasehati, dan pengalaman pelayanan dianggap sebagai sesuatu yang sama berharga dengan penyelidikan buku, penelitian dan kehadiran di kelas. Paper evaluasi pribadi diwajibkan untuk mengumpulkan Training Units (Tus). Tugas (home work) seperti ini memperbolehkan tiap mahasiswa untuk memproses dan mengkaji kembali apa yang telah mereka pelajari dan bagaimana mengaplikasikannya dalam pelayanan mereka. Paper-paper yang dikumpul akan disimpan menjadi bagian dari arsip permanen mahasiswa.

Tingkatan-tingkatan Diploma

Wagner Leadership Institute menyediakan program diploma untuk, Master of Practical Ministry dan Doctor of Practical Ministry. Program-program tsb tidak menyatakan tingkat pencapaian akademis, tetapi lebih kepada pengumpulan training units (TUs). Tidak ada batasan waktu yang ditentukan dalam menyelesaikan diploma.

Diploma

Mahasiswa yang mengikuti program dari setiap tingkat akan diberikan gelar sesuai dengan pengumpulan jumlah training Unit yang telah diperoleh. Tata usaha akan memberikan dan menyimpan laporan dari tiap-tiap unit pelatih-an yang telah diikuti berdasarkan penerimaan paper evaluasi pribadi tertulis dan pembayaran uang kuliah tiap kelas yang diikuti.

Membangun diatas dasar yang telah anda dirikan

WLI ASIA menghargai tahun-tahun pengalaman rohani anda sebagai suatu pelatihan yang sah. Jenjang tingkat tinggi dipertimbangkan berdasarkan usia anda, kedewasaan, pendidikan, pengalaman dalam pelayanan, dan tanggung jawab. Banyak orang Kristen yang mengikuti konfrensi, membaca sambil belajar juga, jadi mengapa tidak menempatkan waktu tersebut untuk mendapatkan diploma anda?

WLI ASIA menemukan bahwa pelatihan yang terbaik adalah saat kita berjalan denganTuhan, mentoring dalam pelayanan di gereja local kita, hampir sama dengan cara Yesus mengajar murid-muridnya

Penempatan Jenjang Pendidikan

Sebagai bagian dari proses masuk, mahasiswa akan ditentukan ke tingkat pendidikan yang tepat oleh dekan. Pertimbangan akan diberikan sesuai dengan umur, pengalaman dalam pelayanan, pendidikan sarjana yang pernah diambil, publikasi, peran kepemimpinan, dll. Apabila telah ditentukan maka dekan dapat menganugrahkan sampai setengah dari syarat diploma yang harus dipenuhi, disesuaikan dengan kriteria dalam WLI ASIA.

Persyaratan Jenjang Pendidikan

Master of
Practical Ministry
120 TU
Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 2 tahun.
Jumlah TU 120.
Pengalaman pelayanan 4 tahun penuh waktu atau 8 tahun paruh waktu.
Umur minimal 26 tahun
Doctor of
Practical Ministry
130 TU
Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 2 tahun.
Jumlah TU 130.
Pengalaman pelayanan 5 tahun penuh waktu atau 10 tahun paruh waktu.
Umur minimal 27 tahun.

 

 

FLEKSIBEL

Ada banyak alasan mengapa mengikuti pendidikan di WLI ASIA

FLEKSIBEL

Bagi beberapa orang sangat sulit untuk mengikuti Sekolah Alkitab sambil bekerja dan bertanggung jawab untuk mengurusi keluarga. WLI ASIA adalah suatu cara yang fleksibel untuk mengikuti pendidikan Sekolah Alkitab dengan pengaturan yang disesuaikan dengan situasi anda, tanpa mengganggu keluarga, pekerjaan dan tanggung jawab dalam gereja. WLI ASIA menawarkan pelatihan yang sesuai untuk semua orang yang disebut pelayan “fulltime” atau orang yang sedang bekerja.

LEBIH DEKAT PADA TUHAN

Bergabunglah bersama kami di WLI ASIA dengan alasan yang sama mengapa orang ingin mengambil pendidikan di Sekolah Alkitab ! Setiap orang harus menyediakan waktu agar lebih mendekat kepada Tuhan dan mempelajari firmanNya, dilatih dan diperlengkapi.

KURIKULUM YANG PENUH ARTI

Pelatihan tambahan di seminar mungkin seolah-olah membuang waktu dan biaya karena program yang tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. WLI menawarkan subjek-subjek yang banyak membantu dan menyenangkan, yaitu melalui pengumpulan training units dalam mencapai gelar.

Ada banyak alasan mengapa mengikuti pendidikan di WLI ASIA

 

PENDIDIKAN YANG BERKELANJUTAN

Penting bagi orang Kristen untuk “terus belajar” dan menerima pengajaran dari tubuh Kristus yang memiliki sesuatu untuk diajarkan dan diimpartasikan

 

SEDERHANA


WLI ASIA menawarkan suatu kombinasi yang unik antara Informasi dan Impartasi

INFORMASI DAN IMPARTASI

WLI percaya bahwa impartasi sama penting dengan Informasi. Semua subyek memadukan kedua-duanya yaitu informasi atau pengetahuan dari sekolah dengan impartasi yang dinamik dari beberapa pemimpin-pemimpin rohani dan pelatih yang terkemuka.

Lembaga Kami Menghargai Surat Kepercayaan

Jenjang pendidikan menambah kredibilitas anda. Jenjang pendidikan adalah suatu cara yang efektif untuk menambah jumlah pencapaian, kualifikasi, dan pengalaman anda.

Berada di Tempat Paling Depan

Kehidupan masyarakat berubah dengan cepat sepanjang waktu, orang Kristen harus bertahan ditempat yang paling depan berdasarkan apa yang Tuhan katakan. Kita perlu dilatih agar kita dapat memenuhi kebutuhan generasi yang akan datang.

Memberi Dampak Yang Lebih Besar di Kota Anda

Kita terpanggil untuk bersaksi dihadapan para pemimpin dan kaum professional di lingkungan masyarakat kita. Diploma pada tingkat tinggi membuktikan kredibilitas anda bahwa anda telah dilatih dengan baik. Ini membukakan pintu yang lebih besar bagi pelayanan anda.

Biaya

Biaya pendidikan di WLI ASIA sangat terjangkau (Lihat lembaran terpisah pada setiap tahun ajaran).

Membuka Pintu Secara Global

Diploma tingkat yang lebih tinggi menambah kredibilitas terhadap pelayanan anda secara global. Banyak negara-negara yang tidak menerima kemasukan misionari tanpa jenjang pendidikan tinggi dalam bidangnya.

Membangun Diatas Dasar Yang Telah Anda Dirikan

WLI ASIA menghargai tahun-tahun pengalaman rohani anda sebagai suatu pelatihan yang sah. Jenjang tingkat tinggi dipertimbangkan berdasarkan usia anda, kedewasaan, pendidikan, pengalaman dalam pelayanan, dan tanggung jawab. Banyak orang Kristen yang mengikuti konfrensi, membaca sambil belajar juga, jadi mengapa tidak menempatkan waktu tersebut untuk mendapatkan diploma anda?

WLI ASIA menemukan bahwa pelatihan yang terbaik adalah saat kita berjalan denganTuhan, mentoring dalam pelayanan di gereja local kita, hampir sama dengan cara Yesus mengajar murid-muridnya

 

 
© 2010 The Home of WLI ASIA Website
BLESSING PRODUCTIONS